Abstract :
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah infeksi saluran pernapasan
akut yang menyerang tenggorokan, hidung, dan paru-paru dan berlangsung sekitar
14 hari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Gambaran Peresepan Antibiotik
terhadap Pengobatan ISPA pada Anak di Puskesmas Bantarkawung. Penelitian ini
mengunakan metode Survey deskriptif yaitu mendeskripsikan atau menguraikan
peresepan antibiotik terhadap pengobatan ISPA pada anak berdasarkan jenis
antibiotik dan jumlah persepan obat antibiotik terhadap pengobatan ISPA pada
anak di Bantarkawung, Kabupaten Brebes. Pengambilan sampel dengan rumus
Slovin, dari 747 populasi diperoleh sebanyak 261 sampel dengan taraf kesalahan
5%. Hasil penelitian di presentasikan secara deskriptif dan di peroleh persentase
pasien ISPA anak di Puskesmas Bantarkawung berdasarkan usia tertinggi pada
kelompok anak 6-12 tahun sebanyak 137 (52,49%). Berdasarkan karakteristik
jenis kelamin tertinggi pada anak laki-laki sebanyak 133 (50,96%). Persentase
peresepan antibiotik yang paling sering di resepkan yaitu antibiotik amoxicillin
500 mg tablet sebanyak (29,50%). Sementara antibiotik paling sedikit di resepkan
yaitu chloramfenicol 500 mg kapsul sebanyak (4,60%). Pola peresepan antibiotik
setiap bulannya yaitu pada bulan September antibiotik kotrimoksazol 480 mg
tablet sebesar (26,85%). Pada bulan Oktober antibiotik amoxicillin 500 mg tablet
yaitu sebesar (33,33%). Sedangkan pada bulan November adalah amoxicillin
sirup yaitu sebesar (37,50%).