DETAIL DOCUMENT
ANALISIS PROFITABILITAS PERUSAHAAN YANG TERDAMPAK GERAKAN BOYCOTT EFEK GENOSIDA DI PALESTINA
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Harapan Bersama
Author
Wulandari, Sintiya
Subject
HF5601 Accounting 
Datestamp
2025-01-30 06:34:59 
Abstract :
Genosida merupakan gerakan pembunuhan atau pembantaian secara massal yang bertujuan untuk memusnahkan suatu bangsa atau kelompok etnis. Pecahnya konflik genosida tersebut memunculkan gerakan boycott, yaitu suatu wujud protes atau pemaksaan dengan berhenti atau tidak membeli, menggunakan, serta berurusan dengan seseorang atau suatu organisasi. adanya aksi boycott ini menjadi pemicu terjadinya penurunan pendapatan yang dapat mempengaruhi profitabilitas perusahaan, karena masyarakat berhenti membeli dan menggunakan produk-produk milik perusahaan tersebut. Profitabilitas merupakan kemampuan suatu perusahaan untuk memperoleh laba pada suatu keadaan tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat profitabilitas perusahaan yang terdampak gerakan boycott efek genosida di Palestina. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi dan studi pustaka. Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif dengan perhitungan menggunakan rasio profitabilitas. Berdasarkan hasil dan pembahasan di atas, peneliti dapat menarik kesimpulan akhir dari penelitian Analisis Profitabilitas Perusahaan Yang Terdampak Gerakan Boycott Efek Genosida di Palestina bahwa pada saat terjadinya boycott yaitu pada tahun 2023, tidak semua dari 5 perusahaan terdampak boycott yang diteliti mengalami penurunan kinerja keuangan. Tingkat profitabilitas perusahaan yang terdampak gerakan boycott pada tahun 2023 yaitu PT Unilever Indonesia Tbk. ?Sangat Baik?, PT Fast Food Indonesia Tbk. ?Tidak Baik?, PT MAP Boga Adiperkasa Tbk. ?Kurang Baik?, PT Erajaya Swasembada Tbk. ?Kurang Baik?, dan PT Akasha Wira International Tbk. ?Sangat Baik?. 
Institution Info

Politeknik Harapan Bersama