Abstract :
Penanganan penyakit pada daun bawang merah telah mengalami perkembangan
signifikan melalui pemanfaatan teknologi, khususnya dalam bidang Computer
Vision dan klasifikasi objek. Proyek ini mengimplementasikan metode klasifikasi
Convolutional Neural Network (CNN) dan Deep Learning menggunakan arsitektur
ResNet152V2, dengan tujuan mengembangkan model klasifikasi penyakit dan
website yang dilengkapi fitur deteksi penyakit serta e-commerce untuk pembelian
produk obat. Aplikasi deteksi penyakit ini menunjukkan efektivitas teknologi Deep
Learning dengan akurasi 80% pada data validasi, sementara CNN menunjukkan
akurasi 56%, menandakan performa yang kurang optimal. ResNet152V2 tanpa
augmentasi data menghasilkan akurasi 66% dengan nilai loss 0.7545, sedangkan
dengan augmentasi data mencapai akurasi 80% dan nilai loss 0.5031, menunjukkan
peningkatan signifikan. Selain itu, RegNet mencapai akurasi pelatihan 82% dengan
nilai loss 0.4484, EfficientNetV2 mencapai akurasi pelatihan 76% dan nilai loss
0.7401, sementara YOLOv8 menunjukkan peningkatan performa dengan box loss
yang menurun dari 1.9 menjadi 1.3, class loss dari 6 menjadi sekitar 1, dan
peningkatan mAP50 dari 0.3 menjadi lebih dari 0.7 serta mAP50-95 dari 0.1 hingga
sekitar 0.4. Hasil pengujian ini menunjukkan keunggulan masing-masing model
dalam klasifikasi penyakit daun bawang merah, dengan teknik augmentasi data,
efisiensi arsitektur, dan metrik deteksi yang komprehensif sebagai faktor penting
dalam meningkatkan performa model.