DETAIL DOCUMENT
PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DAN WHISTLEBLOWING SYSTEM TERHADAP PENCEGAHAN FRAUD DENGAN MORALITAS INDIVIDU DENGAN VARIABEL MODERASI (STUDI KASUS PADA DINAS DI KABUPATEN TEGAL)
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Harapan Bersama
Author
Fitriana, Atika
Subject
HJ Public Finance 
Datestamp
2024-10-18 04:26:48 
Abstract :
Fraud merupakan salah satu hal yang mengambat pertumbuhan perekonomian. Fraud yang ada di Indonesia berkembang dengan cepat dan meluas, dimana fraud seringkali terjadi di sektor pemerintah maupun swasta. Fraud dapat dilakukan oleh seseorang secara sengaja untuk menguntungkan diri sendiri atau kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh sistem pengendalian internal dan whistleblowing system terhadap pencegahan fraud dengan moralitas individu sebagai variabel moderasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan kuesioner dengan jumlah sampel 75 responden pada staff bagian keuangan di 17 Dinas yang ada di lingkungan Kabupaten Tegal. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan SEM (Structural Equation Model) PLS. Hasil dari penelitian ini adalah sistem pengendalian internal menunjukkan nilai p value > 0,05 artinya tidak berpengaruh terhadap pencegahan fraud, sedangkan whistleblowing system menunjukkan nilai p value < 0,05 artinya berpengaruh terhadap pencegahan fraud. Moralitas Individu belum mampu memoderasi sistem pengendalian internal dan whistleblowing system terhadap pencegahan fraud karena memiliki nilai p value > 0,05 
Institution Info

Politeknik Harapan Bersama