Abstract :
Swamedikasi adalah pengobatan sendiri yang dilakukan oleh masyarakat untuk
mengurangi gejala penyakit yang bersifat ringan (minor illnesses) tanpa nasehat
dokter. Swamedikasi yang tidak tepat dapat menimbulkan bahaya kesehatan yang
serius seperti reaksi obat yang merugikan, kesalahan diagnosis, penggunaan dosis
yang berlebih, polifarmasi dan ketergantungan obat. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang penyakit
dan swamedikasi influenza di RW 02 dan RW 03 Desa Sokawangi, Kabupaten
Pemalang.
Jenis penelitian ini termasuk penelitian non eksperimental dengan rancangan
deskriptif kuantitatif. Sampel adalah masyarakat yang pernah mengalami penyakit
influenza dan melakukan swamedikasi. Jumlah sampel dalam penelitian ini
sebanyak 94 responden. Sampel yang diambil secara purposive samplng dengan
menyebar kuesioner kepada responden sebagai data primer, dengan menggunakan
analisis univariate untuk menjelaskan atau mendeskripsikan karakteristik variabel
penelitian.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat
RW 02 dan RW 03 Desa Sokawangi Kabupaten Pemalang tentang influenza yaitu
pengetahuan baik sebanyak 83 orang (88,3%), cukup sebanyak 9 orang (9,6%),
kurang sebanyak 2 orang (2,1%). Pengetahuan masyarakat tentang swamedikasi
penggobatan influenza yaitu pengetahuan baik sebanyak 84 orang (89,4%), cukup
sebanyak 9 orang (9,6%), kurang sebanyak 1 orang (1,1%). Kesimpulanya pada
gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang penyakit dan swamedikasi
influenza di RW 02 dan RW 03 Desa Sokawangi, Kabupaten Pemalang memiliki
kategorikan baik.
Kata kunci : pengetahuan, penyakit influenza, swamedikasi