DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN SWAMEDIKASI OBAT ANTIDIARE PADA MASYARAKAT KECAMATAN TEGAL TIMUR
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Harapan Bersama
Author
Anjani, Nurunnisa
Nurcahyo, Heru
Sari, Meliyana Perwita
Subject
H Social Sciences (General) 
Datestamp
2024-09-26 08:40:02 
Abstract :
Swamedikasi adalah praktik pengobatan mandiri tanpa konsultasi dengan tenaga medis, untuk mengatasi diare. Pengetahuan terkait praktik swamedikasi obat antidiare sangat menentukan ketepatan dalam pengobatan mandiri. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dengan swamedikasi obat antidiare pada masyarakat Kecamatan Tegal Timur. Metode yang dugunakan adalah deskriptif analitik dengan desain cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah warga di RW. 06 Kelurahan Kejambon Kecamatan Tegal Timur dengan jumlah sampel sebanyak 97 responden yang ditetapkan secara purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden dengan kategori baik dan cukup masing-masing sebesar 93.8% dan 6.2%. Tingkat swamedikasi obat antidiare menunjukkan bahwa responden dengan kategori baik dan cukup masing-masing sebesar 91.8% dan 8.2%. Berdasarkan hasil uji chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan swamedikasi obat antidiare (p-value = 0,000 < 0,005). Dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan mempengaruhi swamedikasi obat antidiare pada masyarakat Kecamatan Tegal Timur. Dalam mewujudkan praktik swamedikasi aman dan efektif disarankan menguatkan program edukasi kesehatan utamanya dalam praktik swamedikasi obat antidiare sehingga dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara keseluruhan. 
Institution Info

Politeknik Harapan Bersama