Abstract :
Minyak atsiri bawang merah merupakan minyak nabati dengan sifat mudah menguap dan aroma yang sangat khas. Oleh karena itu dikembangkan dalam bentuk sediaan obat yang memudahkan penggunaannya, yaitu sebagai sediaan linimentum. Linimentum adalah sediaan cair atau kental yang mengandung zat lain sebagai analgetikum dan zat yang mempunyai sifat rubefacient melemaskan otot atau menghangatkan, digunakan sebagai obat luar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui formula linimentum dengan konsentrasi minyak atsiri bawang merah 1%, 2%, 3% mempunyai sifat fisik yang memenuhi standar SNI dan formulasi yang terbaik.
Metode ekstraksi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode destilasi air dengan menggunakan pelarut air. Bahan bahan yang telah diekstraksi
seperti minyak atsiri bawang merah kemudian dicampurkan dengan basis minyak dan pendukung lainnya. Uji identifikasi flavonoid yaitu dengan pereaksi NaOH 10% uji sifat fisik sebagai standar SNI dan Uji Hedonik.
Hasil penelitian dapat disimpulkan: Semua formula linimentum memiliki sifat fisik yang memenuhi standar SNI yaitu uji organoleptik, uji Ph, uji homogenitas, uji volume terpindahkan kemudian hasil uji hedonik yang paling disukai yaitu formulasi 3 dengan kandungan minyak atsiri 3% mendekati kontrol positif sehingga lebih nyaman digunakan sebagai sediaan linimentum.