DETAIL DOCUMENT
SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK SARANG SEMUT ( Myrmecodia pendans ) DENGAN METODE EKSTRAKSI YANG BERBEDA
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Harapan Bersama
Author
Meiliani, Renita Ica
Subject
Q Science (General) 
Datestamp
2024-10-17 03:13:05 
Abstract :
Salah satu tumbuhan yang berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai pengobatan masyarakat Papua untuk dijadikan sumber obat adalah tumbuhan sarang semut. Sarang semut (Myrmecodia pendans) merupakan salah satu jenis tumbuhan yang mengandung zat bioaktif. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sarang semut mengandung senyawa metabolit sekunder berupa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui senyawa metabolit sekunder yang terkandung pada ekstrak sarang semut dalam pengaruh perbedaan metode ekstraksi maserasi, refluk dan rebusan yang terdapat pada skrining fitokimia ekstrak sarang semut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ekstraksi rebusan dengan perbandingan 1 : 200, maserasi dengan perbandingan 1 : 10 dan refluk dengan perbandingan 1 : 12,5. Ekstrak yang didapat kemudian dilakukan skrining fitokimia dengan pengujian reaksi warna yang meliputi alkaloid, flavonoid, saponin, terpenoid atau steroid, saponin, tanin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa skrining fitokimia ekstrak sarang semut mengandung senyawa Alkaloid, Flavonoid, Terpenoid atau Steroid, Saponin, Tanin. Selanjutnya hasil sarang semut menunjukkan adanya fragmen pengenal yaitu sel parenkim dan berkas pembuluh. Dengan banyaknya kandungan bioaktif pelarut etanol pada ekstraksi maserasi dan refluk menghasilkan rendemen ekstrak maserasi 43% dan refluk 51,4%. dapat disimpulkan bahwa ekstraksi rebusan dengan pelarut aquadest tidak memepengaruhi hasil skrining fitokimia. 
Institution Info

Politeknik Harapan Bersama