Abstract :
Perkembangan teknologi mendorong inovasi dalam penjemuran biji jagung, yang sangat penting di Indonesia dengan iklim tropisnya. Ketergantungan pada sinar matahari menghadapi tantangan akibat perubahan iklim yang menyebabkan cuaca tak menentu, sehingga biji jagung sering kali tidak kering sempurna dan berisiko menjadi kotor serta berjamur. Solusi yang ditawarkan adalah "Sistem Penjemuran Biji Jagung Otomatis Berbasis Internet of Things (IoT)" yang memungkinkan penjemuran tanpa intervensi manusia langsung. Sistem ini menggunakan mikrokontroler Arduino yang dilengkapi dengan sensor untuk mengontrol penjemuran secara otomatis. Sensor yang meliputi sensor raindrop, sensor cahaya (LDR), sensor DHT22 serta tambahan fan dc untuk pengeringan. Penelitian ini menggunakan metode waterfall untuk pengembangan perangkat lunak yang terstruktur dan bertahap. Hasil yang diharapkan adalah efisiensi proses penjemuran biji jagung yang lebih tinggi dan kualitas biji jagung yang lebih baik.
Kata Kunci : IoT, Sensor Raindrop, Sensor Cahaya (LDR), dan Sensor DHT22