DETAIL DOCUMENT
PENGARUH METODE EKSTRAKSI TERHADAP SIFAT FISIK DAN STABILITAS SABUN NANO Ag-DAUN TURI (Sesbania Grandiflora)
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Harapan Bersama
Author
Oktaviani, Niken Adillah
Subject
Q Science (General) 
Datestamp
2024-10-14 06:38:55 
Abstract :
Pemanfaatan teknologi nano dalam pembuatan sabun merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan khasiatnya. Daun Turi (Sesbania Grandiflora) mengandung bahan aktif yang dapat mendukung pembentukan sabun cair berbasis nanoteknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan metode ekstraksi maserasi dan refluks terhadap sifat fisik dan stabilitas sabun Nano Ag-ekstrak Daun Turi. Metode ekstraksi yang digunakan maserasi dan refluks. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan One Way ANOVA dan dilanjutkan dengan mengambil kesimpulan umum berdasarkan penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada uji organoleptis untuk sabun Ag-nano daun turi menunjukkan perbedaan dalam bentuk, warna dan aroma. Nilai pH sama bernilai 6. Viskositas menghasilkan nilai 2356 cPs mengalami penurunan 13% untuk metode maserasi dan 2964 cPs penurunan sebesar 15% untuk metode refluks. Tinggi busa sesuai standar dengan metode maserasi menghasilkan 150 mm dan metode refluks 170 mm. Berdasarkan hasil penelitiaan ini, metode refluks dinilai lebih unggul dalam menghasilkan sabun dengan stabilitas dan sifat fisik yang lebih baik dibandingkan metode maserasi. 
Institution Info

Politeknik Harapan Bersama