Abstract :
Perkembangan teknologi Pengelasan yang digunakan di bidang konstruksi semakin
maju dan mempunyai peranan penting dalam bidang rekayasa dan reparasi logam.
Perawatan di bidang pengelasan memiliki prospek yang baik. Perbaikan pengelasan
dapat mempengaruhi suatu prosedur untuk menghasilkan produk yang aman
digunakan sesuai dengan ketentuan. Dalam pengelasan kekuatan sambungan las
harus benar diperhatikan, minimal kekuatan hasil pengelasan harus sama dengan
kekuatan base metal Analisis data pada penelitian ini dilakukan pada Pengaruh
Variasi Kampuh Terhadap Ketangguhan Sambungan Las MIG Pada Baja St 37
Dengan Sudut 45º,60º dan raw material untuk mengetahui ketangguhan sambungan
las Mig CO2.Pada pengujian impak yang telah dilakukan di alat uji impak yang
telah bersertifikat KAN dan berstandar JIS dengan alat uji yang berskala
laboratorium ternyata ada perbedaan pada hasil akhir antara lain adalah besarnya
energy impak pada benda uji baja ST37. Uji impak ini bertujuan melihat efek yang
timbul dari takikan, bentuk takikan, dan variabel lainnya. Berdasarkan uraian hasil
penelitian pembahasan di atas, maka peneliti dapat menyimpulkan beberapa hal
yaitu hasil penelitian yang dilakukan pada ketangguhan las MIG CO2 dengan sudut
kampuh V 45° dan 60° pada pengelasan baja ST 37 menggunakan variasi arus
sebesar 60 ampere.