DETAIL DOCUMENT
INVESTIGASI EMISI MESIN BENSIN KAPASITAS 150CC BERBAHAN BAKAR PERTAMAX-ETANOL 5%
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Harapan Bersama
Author
Alfajar, Andika Rizky
Subject
LB1501 Primary Education 
Datestamp
2024-11-15 03:04:31 
Abstract :
Etanol adalah hidrokarbon yang memiliki rantai pendek yang bisa dijadikan bahan bakar kendaraan, tetapi hanya sebatas zat aditif yang diharapkan dapat meningkatkan nilai oktan campuran bahan bakar tersebut. .Prosedur yang harus dilakukan pada tahap persiapan adalah sebagai berikut: 1. Mempersiapkan pertamax dan etanol. 2. Memeriksa perlengkapan Gas Analyzer. 3. Mempersiapkan perlengkapan alat yang akan digunakan untuk melakukan pengujian. Emisi gas buang dengan bahan bakar (P95E5) terlihat lebih baik dari pada menggunakan pertamax murni (P100). Hal ini di karenakan etanol memiliki nilai oktan dan kandungan oksigen yang tinggi sehingga etanol mampu mereduksi emisi gas buang. Hasil uji emisi gas buang CO menunjukkan penurunan terendah di putaran mesin 2000 rpm sebesar 4,59%. Hasil uji emisi CO2 menunjukan penurunan terendah pada putaran mesin 3000 rpm sebesar 7,9 %. Hasil uji emisi HC menunjukan penurunan terendah pada putaran mesin 4000 rpm sebesar 104%. Hasil uji emisi Nox menunjukan penurunan terendah pada putaran mesin 3000 rpm sebesar 0,775%. Hasil uji emisi O2 menunjukan peningkatan pada putaran mesin 2000 rpm sebesar 4,07%. Hasil uji EGT menunjukan penurunan suhu terendah pada putaran 2000 rpm sebesar 95o C.Untuk itu perlu penelitian lebih lanjut penggunaan bahan bakar pertamax dan pertamax-etanol terhadap emisi gas buang mesin honda CRF 150cc, agar menghasilkan emisi gas buang yang lebih baik untuk kedepanya. Dalam pengujiam jangan sampai lupa untuk mengecek gas analyzer dan mengganti oli mesin terlebih dahulu agar mesin yang kita gunakan berjalan lancar tidak ada kendala dan hasil yang diperoleh maksimal. 
Institution Info

Politeknik Harapan Bersama