Abstract :
Sebagian besar Wanita Usia Subur (WUS) di Indonesia masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai kanker serviks dan vaksin HPV. Tingkat pengetahuan yang rendah terkait dengan kanker serviks dan vaksin HPV berhubungan dengan tingginya prevalensi penyakit ini. Ketidakcukupan paparan informasi mengenai vaksinasi HPV untuk mencegah kanker serviks diyakini berperan dalam memengaruhi tingkat pengetahuan. Pengetahuan ini diharapkan meningkat setelah mendapatkan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paparan informasi vaksin HPV dengan pengetahuan pada WUS di Kota Tegal.
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Responden pada penelitian ini adalah WUS yang berusia 20-45 tahun yang berdomisili di Kota Tegal berjumlah 124 orang. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan teknik sampling menggunakan metode accidental sampling. untuk Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat.
Hasil penelitian menunjukan rata-rata usia responden 24 tahun, berpendidikan Perguruan Tinggi (68,5%), pekerjaaan sebagai mahasiswa (48,4%), berpendapatan dibawah UMR (57,3%). Mayoritas responden mendapat paparan informasi tinggi sebanyak (54,8%), berdasarkan tingkat pengetahuan responden yang memiliki pengetahuan tinggi (73,4%) dan tingkat pengetahuan rendah (26,6%). Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tinggi dan terdapat hubungan antara paparan informasi vaksin Hpv dengan pengetahuan pada wanita usia subur di Kota Tegal.