Abstract :
Penggunaan alat penimbang gabah manual masih umum dilakukan di Indonesia, namun hal ini memiliki beberapa kekurangan seperti akurasi yang rendah, memakan waktu lama, dan membutuhkan tenaga kerja yang banyak. Untuk mengatasi kekurangan tersebut, sistem monitoring alat penimbang gabah berbasis IoT (Internet of Things) dapat menjadi solusi. Sistem ini memanfaatkan sensor loadcell untuk mengukur berat gabah. Data yang dikumpulkan oleh sensor kemudian diolah oleh mikrokontroler dan dikirimkan ke server melalui jaringan internet. Pengguna dapat memantau data berat secara real-time melalui aplikasi Android. sistem ini meningkatkan efisiensi operasional, memastikan keakuratan dan keamanan data, serta menyediakan transparansi dan akuntabilitas yang lebih baik dalam pengelolaan hasil panen gabah. Implementasi sistem ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan sektor pertanian melalui penggunaan teknologi yang lebih canggih dan responsif.