Abstract :
IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) merupakan indikator yang digunakan BEI untuk menunjukan pergerakan harga saham secara umum. Semakin tingginya IHSG dapat diartikan terjadi kenaikan harga saham yang disebabkan oleh penguatan ekonomi, Bergitu juga sebaliknya. Faktor makroekonomi seperti BI Rate, Inflasi dan Kurs dapat mempengaruhi pergerakan IHSG. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji pengaruh variabel makroekonomi yaitu BI Rate, Inflasi dan Kurs terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Sektor Perbankan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka. Dan teknik analisis yang digunakan yakni deskriptif kuantitatif dengan Uji Asumsi Klasik, Analisis Statistik Deskriptif, Regresi Linear berganda Uji Hipotesis dan Koefisien determinasi. Hasil Uji F pada penelitian ini menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,018. Hasil Uji T pada variabel BI Rate menunjukkan nilai sebesar 0,627, pada variabel Inflasi memiliki nilai signifikansi sebesar 0,006 dan variabel Kurs sebesar 0,163. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa secara simultan variabel independen berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Hasil penelitian secara parsial menyatakan bahwa variabel Inflasi berpengaruh signifikan terhadap IHSG, Sedangkan variabel BI Rate dan Kurs tidak berpengaruh signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Sektor Perbankan.