Abstract :
Penelitian ini mengkaji pengaruh upah minimum, pengeluaran pemerintah, pendidikan, dan kesehatan terhadap tingkat kemiskinan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Data yang digunakan merupakan data panel dengan data cross-section yang terdiri dari 5 kabupaten/kota di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan data time series dengan kurun waktu tahun 2013 ? 2022. Penelitian ini akan membahas mengenai pengaruh secara simultan maupun parsial dari upah minimum, pengeluaran pemerintah, pendidikan, dan kesehatan terhadap tingkat kemiskinan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode analisis yang digunakan merupakan regresi data panel, adapun model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Fixed Effect Model. Hasil uji F menyatakan bahwa seluruh variabel independen, yaitu upah minimum, pengeluaran pemerintah, pendidikan, dan kesehatan secara simultan berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Adapun hasil uji secara parsial menunjukkan bahwa variabel upah minimum berpengaruh signifikan, sedangkan variabel pengeluaran pemerintah tidak berpengaruh dan variabel pendidikan dan kes ehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Daerah Istimewa Yogyakarta.