DETAIL DOCUMENT
Analisis determinan emisi karbon di Negara ASEAN tahun 2010-2021
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Rejeki, Wibowo Ginanjar
Subject
HB Economic Theory 
Datestamp
2024-05-07 06:43:57 
Abstract :
Degradasi lingkungan merupakan masalah yang semakin besar bagi negara-negara di seluruh dunia, khususnya di kawasan ASEAN. Penelitian pertama yang dilakukan dengan hipotesis EKC dilakukan oleh Grosman & Krueger pada tahun 1991, yang mendukung klaim EKC bahwa degradasi lingkungan dan ekonomi pertumbuhan saling berhubungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan emisi karbon di negara Anggota ASEAN pada tahun 2010-2021 dengan variabel GDP, populasi penduduk, investasi asing langsung, dan konsumsi energi terbarukan terhadap emisi karbon. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari website World Bank dan International Energy Agency. Metode analisis data menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effct Model (FEM) dan alat bantu analisis stata 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis EKC tidak terbukti karena GDP tidak berpengaruh signifikan terhadap emisi, sedangkan variabel populasi penduduk memiliki pengaruh positif signifikan terhadap emisi karbon, kemudian variabel FDI tidak memiliki pengaruh terhadap variabel emisi karbon dan untuk variabel REC memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap emisi karbon. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan