Abstract :
Emisi karbondioksida (CO2) merupakan faktor utama yang menyebabkan lingkungan
diseluruh dunia mengalami kerusakan. Kualitas lingkungan dapat dinilai berdasarkan
tingkat emisi karbon dioksida, Penyebab naiknya gas emisi karbondioksida yakni
peningkatan aktivitas manusia yang tentunya disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi
yang memerlukan pertumbuhan sektor industri dan konsumsi suatu negara. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Populasi Penduduk,
Pertumbuhan Ekonomi, Foreign Direct Investement, dan Konsumsi Energi terhadap
Emisi Karbondioksida (CO2) di negara Indonesia dan Malaysia. Data yang digunakan
pada penelitian ini yakni data sekunder dengan jenis datanya time series. Data time
series yang digunakan dari tahun 1980 hingga 2021. Sumber data pada penelitian ini
berasal dari world bank dan our world in data. Jenis penelitian yang digunakan adalah
kuantitatif dengan data time series. Metode yang digunakan yaitu Autoregressive
Distributed Lag (ARDL). Hasil penelitian dengan menggunakan metode Autoregressive
Distributed Lag (ARDL). Menunjukkan bahwa terdapat pengaruh seluruh variabel,
variabel populasi penduduk indonesia dan malaysia memiliki pengaruh positif terhadap
emisi karbondioksdia. Variabel pertumbuhan indonesia memiliki pengaruh positif
terhadap emisi karbondioksida, sedangkan pertumbuhan ekonomi malaysia memiliki
pengaruh negatif terhadap emisi karbondioksida. Variabel foreign direct investment
indonesia memiliki pengaruh negatif terhadap emisi karbondioksida, sedangkan foreign
direct investment malaysia memiliki pengaruh positif terhadap emisi karbondioksida.
Variabel konsumsi energi indonesia memiliki pengaruh positif terhadap emisi
karbondioksida, sedangkan konsumsi energi malaysia memiliki pengaruh negatif
terhadap emisi karbondioksida.