DETAIL DOCUMENT
Analisis hubungan emisi co2 dan variabel makro ekonomi (studi kasus perbandingan Indonesia dan Malaysia)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Renold, Muhammad
Subject
HB Economic Theory 
Datestamp
2024-05-07 08:47:09 
Abstract :
Emisi karbondioksida (CO2) merupakan faktor utama yang menyebabkan lingkungan diseluruh dunia mengalami kerusakan. Kualitas lingkungan dapat dinilai berdasarkan tingkat emisi karbon dioksida, Penyebab naiknya gas emisi karbondioksida yakni peningkatan aktivitas manusia yang tentunya disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi yang memerlukan pertumbuhan sektor industri dan konsumsi suatu negara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Populasi Penduduk, Pertumbuhan Ekonomi, Foreign Direct Investement, dan Konsumsi Energi terhadap Emisi Karbondioksida (CO2) di negara Indonesia dan Malaysia. Data yang digunakan pada penelitian ini yakni data sekunder dengan jenis datanya time series. Data time series yang digunakan dari tahun 1980 hingga 2021. Sumber data pada penelitian ini berasal dari world bank dan our world in data. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan data time series. Metode yang digunakan yaitu Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Hasil penelitian dengan menggunakan metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Menunjukkan bahwa terdapat pengaruh seluruh variabel, variabel populasi penduduk indonesia dan malaysia memiliki pengaruh positif terhadap emisi karbondioksdia. Variabel pertumbuhan indonesia memiliki pengaruh positif terhadap emisi karbondioksida, sedangkan pertumbuhan ekonomi malaysia memiliki pengaruh negatif terhadap emisi karbondioksida. Variabel foreign direct investment indonesia memiliki pengaruh negatif terhadap emisi karbondioksida, sedangkan foreign direct investment malaysia memiliki pengaruh positif terhadap emisi karbondioksida. Variabel konsumsi energi indonesia memiliki pengaruh positif terhadap emisi karbondioksida, sedangkan konsumsi energi malaysia memiliki pengaruh negatif terhadap emisi karbondioksida. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan