Abstract :
Kemiskinan terjadi karena adanya perbedaan kemampuan, kesempatan dan pendapatan. kemiskinan menimbulkan kesenjangan sosial serta ketidakadilan bagi orang miskin yang melakukan kegiatan pendidikan yang tidak mendapatkan akses dan fasilitas kesehatan yang kurang berkualitas, kemiskinan banyak terdapat pada daerah pedalaman serta terisolir yang jauh dari pusat pemerintahan. Oleh karena itu, dilakukan penelitian ini guna mengetahui Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Ketimpangan Pendapatan Dan Indeks Pembangunan Manusia (Ipm) Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Yogyakarta Tahun 2014-2022. Data yang digunakan adalah data sekunder yang di peroleh dari BPS pada tahu 2014 ? 2022 dengan metode yang digunakan yaitu regresi data panel menggunakan stata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel PDRB secara negatif signifikan berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Yogyakarta, variabel rasio gini tidak signifikan berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Yogyakarta dan variabel IPM secara negatif signifikan berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Yogyakarta. Ketimpangan pendapatan dan kemiskinan ialah sebuah realita yang ada ditengah-tengah masyarakat baik dinegara maju maupun negara berkembang. perbedaannya terletak pada proporsi tingkat ketimpangan dan angka kemiskinan yang terjadi, serta tingkat kesulitan untuk mengatasinya yang dipengaruhi oleh luasanya wilayah dan jumlah penduduk.