Abstract :
Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM adalah usaha yang dimiliki
perorangan maupun badan usaha perseorangan yang termasuk barometer usaha
mikro sudah terdapat ketentuannya sebagaimana diatur dalam perundang
undangan. Pada umumnya seseorang menginginkan penghasilan usahanya yang
tinggi sehingga bisa memberikan kelangsungan hidup yang layak dan memadai.
Namun masih saja terdapat berbagai hambatan atau permasalahan yang terjadi pada
para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), permasalahan yang
dihadapi UMKM merupakan hal yang dapat meningkatkan kemampuan usahanya.
Masalah yang paling mendasar pada usaha-usaha kecil yang sedang
dijalankan meliputi; modal, jam kerja, lama usaha, dan teknologi yang akan
mempengaruhi tingkat pendapatan jika modal yang dibutuhkan mencukupi, jam
kerja yang banyak, usaha yang di jalankan cukup lama, dan memiliki kemampuan
untuk mempromosikan ataupun memasarkan usaha yang dijalankan melalui media
sosial dengan teknologi di zaman sekarang yang semaikin canggih.
Disusunnya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis
pengaruh modal, lama usaha, jam kerja serta teknologi terhadap pendapatan
UMKM di pasar Semin, kapanewon Semin, kabupaten Gunungkidul. Metode
pengambilan sampel yang digunakan nonprobability sampling pada model
Convenience sampling menggunakan kuesioner dengan jumlah 50 responden. Alat
analisis menggunakan Multiple Linear Regression (Analisis Regresi Berganda)
software Eviews 12 Student Version.
Hasil penelitian ini menyatakan bahwa secara simultan modal, jam kerja,
lama usaha dan teknologi berpengaruh signifikan terhadap pendapatan UMKM
diPasar Semin, kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul. Secara parsial modal,
jam kerja dan lama usaha berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan UMKM
diPasar Semin, Kapanewon Semin, kabupaten Gunungkidul. Sedangkan teknologi
tidak berpengaruh terhadap pendapatan UMKM diPasar Semin, kapanewon Semin,
kabupaten Gunungkidul.