Abstract :
Innovative Work Behavior adalah tindakan individu yang diarahkan untuk memulai dan memperkenalkan ide, proses produksi, atau prosedur baru yang berharga dalam kelompok serta aturan kerja organisasi. Innovative Work Behavior penting untuk menghadapi persaingan global, memuaskan stakeholder perusahaan, menciptakan ide- ide baru, memiliki sumber daya manusia yang unggul, dan mencapai profitabilitas perusahaan. Namun permasalahan yang muncul adalah tidak semua karyawan memiliki Innovative Work Behavior pada saat mereka bekerja. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh antara Distributive Justrice, Knowledge Sharing, dan Person Job- Fit terhadap Innovative Work Behavior. Metode penelitian ini menggunakan model kuantitatif. Teknik pengambilam data dalam penelitian ini menggunakan Non- Probability Sampling yaitu sampling total. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 80 responden. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan alat statistik SPSS 25. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh signifikan dan positif dari setiap variabel independen serta pengaruh secara simultan terdapa variabel Innovative Work Behavior. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi untuk meningkatkan Innovative Work Behavior bagi karyawan PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta.