Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres kerja dan burnout terhadap turnover intention. Dalam menguji hipotesis tersebut, digunakan populasi sebanyak 44 responden perawat Klinik Utama Sudirjo Partodimejo Sumsel. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh perawat Klinik Utama Sudirjo Partodimejo Sumsel dengan menggunakan metode Sampling Jenuh. Data yang digunakan adalah data primer dengan menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda dengan uji hipotesis menggunakan uji t dan uji f.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Stres Kerja berpengaruh positif terhadap Turnover Intention pada perawat Klinik Utama Sudirjo Partodimejo Sumsel karena nilai signifikansinya sebesar 0,020 atau lebih kecil dari 0,05. Burnout berpengaruh positif terhadap Turnover Intention pada perawat Klinik Utama Klinik Utama Sudirjo Partodimejo Sumsel nilai signifikansinya sebesar 0,036 atau lebih kecil dari 0,05. Stres Kerja dan Burnout secara simultan berpengaruh terhadap Turnover Intention pada perawat Klinik Utama Sudirjo Partodimejo Sumsel dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 atau lebih kecil dari 0,05. Dari hasil output analisis R Square diketahui sebesar 0,461 hal ini berarti kemampuan variabel Stress Kerja dan Burnout dalam menjelaskan variabel Turnover Intention adalah 46,1% sementara sisanya 53,9 dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini.