Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas layanan bimbingan klasikal teknik discovery learning untuk meningkatkan self-efficacy peserta didik di SMP N 3 Sewon. Self-efficacy merupakan keyakinan seseorang terhadap kemampuan yang dimiliki untuk mengorganisasikan dan melaksanakan serangkaian tindakan yang harus dilakukan untuk menghasilkan tujuan yang telah ditetapkan. Untuk meningkatkan self-efficacy diperlukan adanya bantuan atau treatment berupa layanan bimbingan dan konseling oleh guru bimbingan konseling (BK). Tingkat Self-efficacy pada peserta didik di SMP N 3 Sewon setelah pelaksanaan pre-test sebesar 20?ngan kategori rendah, 63?ngan kategori sedang dan 17?ngan kategi tinggi.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis eksperimen dengan desain penelitian pre-eksperiment one-group pretest-posttest design. Penentuan subjek dalam penelitian ini yaitu dengan purposive sampling dimana penentuan sample diambil dari populasi dengan kriteria yang telah ditentukan. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII A SMP N 3 Sewon sebanyak 32 siswa. Uji Validitas penelitian ini menggunakan analisis item product moment dengan bantuan SPSS 26 for Windows. Uji reliabilitas instrumen dilakukan dengan rumus Cronbach alpha. Penggunaan analisis data statistic dalam penelitian ini menggunakan Uji T-test.
Penelitian ini dilaksanakan sebanyak enam kali pertemuan dengan rincian pelaksanaan pretest. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya perbedaan skor rata-rata self-efficacy pada peserta didik. Skor rata-rata peserta didik sebelum dilakukan treatment yaitu sebesar 73,187. Sedangkan skor rata-rata setelah pemberian treatment yaitu sebesar 90,343. Hasil analisis data statistik menggunakan uji paired sample t-test menunjukan hasil nilai sig 0,000 < 0,05 sehingga Ha diterima. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan klasikal teknik discovery learning efektif untuk meningkatkan self-efficacy peserta didik di SMP N 3 Sewon.