Abstract :
Konsep diri merupakan pandangan individu terhadap dirinya sendiri, termasuk keyakinan, sikap, dan nilai-nilai yang dimilikinya.faktor untuk menentukkan perilaku dan sikap individu adalah sebagian dari faktor konsep diri. Hasil studi pendahuluan di SMA N 2 Banguntapan ditemukan adanya peserta didik yang ditemukan. Peserta didik menganggap tugas-tugas yang diberikan sedikit menambah wawasannya, akibat hal ini remaja tidak percaya diri dan lebih memilih pasrah dengan situasi yang akan dia alami menyebabkan peserta didik tidak betah berada dalam ruangan kelas. Peserta didik juga terpengaruh oleh perkataan orang lain yang menganggap bahwa dirinya kurang dalam hal akademik dan sosial. Oleh karena itu diperlukan upayah untuk meningkatkan konsep diri peserta didik dengan cara salah satu cara melakukan tindakan layanan bimbingan kelompok dengan teknik problem solving. Dengan teknik problem solving dapat melatihkan individu untuk mencari dan menentukan alternatif solusi yang tepat untuk menghadapi permasalahan mengenai konsep diri sehingga siswa dapat memperbaiki dan mengembangkan pemahaman diri terhadap pemahaman orang lain. Konsep diri penting artinya karena individu dapat memandang diri dan dunianya, mempengaruhi tidak hanya individu berperilaku, tetapi juga tingkat kepuasan yang diperoleh dalam hidupnya. Oleh karena itu, peneliti ingin meneliti meningkatkan konsep diri siswa dengan efektivitas layanan bimbingan kelompok teknik problem solving.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kuantitatif pre-experimental design, desain yang dipakai dalam penelitian ini adalah one group pre-test- post-test. Populasi dalam penelitian ini menyangkut seluruh siswa kelas XI SMA N 2 Banguntapan. Sampel penelitan menggunakan 8 peserta didik yang didasari menggunakan teknik random sampling. Penelitian ini menggunakan instrument pengumpulan data dalam melaksanakan penelitian ini adalah menggunakan skala bentuk likert yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Metode analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji T-Test Paired Sample Test. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan bantuan aplikasi SPSS26.
Berdasarkan hasil perhitungan dapat diketahui bahwa pada bimbingan kelompok teknik problem solving efektif untuk meningkatkan konsep diri siswa kelas XI SMA Negeri 2 Banguntapan ditunjukkan uji t-hitung paired samples test, diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0.04 diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0.04. Selanjutnya nilai sig (2 tailed) dapat dibandingkan dengan nilai alpha (?) 5% = 0.05. Sehingga jika sig (2 tailed) 0.04 < nilai alpha 0.05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok teknik problem solving efektif dalam meningkatkan konsep diri pada siswa SMA Negeri 2 Banguntapan teruji kebenarannya.