Abstract :
Perencanaan karir merupakan proses menentukan tujuan dan lajur karir
seseorang dalam bekerja. Terdapat kesenjangan yang terjadi dalam bidang karir
siswa di SMA N 1 Imogiri khususnya perencanaan karir, seperti kebingungan dan
overthinking dalam menetapkan perencanaan karir siswa. Tujuan dari penelitian ini
yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana kebutuhan layanan
perencanaan individual dalam meningkatkan perencanaan karir siswa SMA N 1
Imogiri.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan
jenis fenomenologi. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara
mendalam semi terstruktur, observasi dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini
berjumlahkan tiga, diantaranya dua guru BK dan satu guru wali yang diambil
dengan purposive sampling serta data sekunder dari siswa kelas XII IPS 4.
Instrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara, alat tulis,
telefon. Peneliti menggunakan metode triangulasi sumber untuk menguji keabsahan
data. Analisis data yang digunakan oleh peneliti yaitu model Miles & Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan layanan perencanaan
individual dalam meningkatkan perencanaan karir siswa SMA N 1 Imogiri
diberikan dengan konsultasi mandiri atau berkelompok untuk memberi motivasi,
dukungan dan pengarahan karir siswa. Faktor utama penghambat perencanaan karir
siswa yaitu kondisi ekonomi. Kendala yang dialami guru BK yaitu tidak adanya
jam masuk kelas. Harapan siswa, guru BK dapat mengatur waktu luang untuk
mengisi bimbingan, mengevaluasi diri dan lebih informatif. Solusi yang dapat
diberikan dari permasalahan tersebut yaitu melibatkan guru mata pelajaran,
mengadakan bimbingan yang fleksibel di luar jam pelajaran jika memungkinkan,
dan memanfaatkan media serta teknologi sebagai penyampaian informasi.