Abstract :
Digital Test Gauge merupakan salah satu alat standar yang perlu dilakukan penjaminan mutu, karena Digital Test Gauge ini dipakai secara terus menerus untuk mengkalibrasi alat ukur tekanan yang lebih rendah salah satunya yaitu Sphygmomanometer, sehingga akan berpotensi mengalami drift. Penjaminan mutu diatur di dalam SNI ISO/IEC 17025 klausul 7.7. Pada penelitian ini akan dilakukan penjaminan mutu menggunakan alat standar dengan ketelitian yang lebih tinggi yaitu Dead Weight Testrer dengan metode cek antara dengan membuat control chart, melakukan uji F untuk menjamin kepresisian dan uji t untuk menjamin keakuratan. Pengambilan data dilakukan pada 6 titik uji yaitu titik 0, 60, 90, 120, 150 dan 270 Torr dan dibagi menjadi dua data yaitu data control chart dan data cek antara, proses pengambilan data dilakukan sesuai dengan prosedur yang sudah ditentukan dan dilakukan analisa, hasil analisis data tersebut akan diplotkan ke dalam grafik control chart dan dilakukan uji F serta uji t. Hasil dari grafik control chart untuk titik 60, 90, 120, 150, dan 270 Torr berada di luar rentang UWL namun tidak melewati batas UAL, sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil dari grafik control chart pada titik ukur tersebut masih berada di dalam kendali. Hasil uji t masih berada di dalam kendali, sedangkan hasil uji F berada di luar kendali, hal ini disebabkan karena tidak melakukan perencanaan suhu, suhu yang dicatat hanya memperhatikan perubahan suhu mulai dan selesai tidak melebihi ± 1 °C, sehingga perlu dilakukan investigasi dengan cara melakukan simulasi suhu, setelah dilakukan simulasi suhu maka didapatkan hasil uji F berada di dalam kendali (in control). Penjaminan mutu Digital Test Gauge menggunakan Dead Weight Tester menggunanakan metode cek antara ini diharapkan mampu mendapatkan hasil yang lebih baik terkait penjaminan mutu