DETAIL DOCUMENT
Pengaruh afiliasi politik dan intensitas terpaan media televisi terhadap kepercayaan masyarakat pada pemerintah dalam pemulihan ekonomi pasca covid-19
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Girsang, Della Alifia
Subject
HC Economic History and Conditions 
Datestamp
2024-04-27 07:40:58 
Abstract :
Covid-19 pertama kali terdeteksi di Wuhan, sebuah kota di Tiongkok, virus ini segera mulai menyebar ke seluruh dunia, memaksa sebagian besar negara untuk melakukan tindakan pencegahan dimana "lock-down" diterapkan selama beberapa minggu, mengurangi aktivitas sosial dan ekonomi hingga seminimal mungkin. Ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 dapat dengan mudah dipolitisasi. Situasi ini juga mempengaruhi tingkat kepercayaan politik masyarakat selama pandemi. Media juga berperan dalam mengkritik respon pemerintah selama pandemi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh afiliasi politik dan intensitas terpaan media televisi terhadap kepercayaan masyarakat pada pemerintah dalam pemulihan ekonomi pasca Covid-19. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan metode pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika afiliasi politik (X1) memiliki nilai koefisien regresi afiliasi politik (t hitung) adalah sebesar 3,058 dengan t tabel sebesar 1,965, signifikasi afiliasi politik terkait yaitu kepercayaan masyarakat sebesar 0,002 atau lebih kecil dari nilai alpha 0,05. Pada variabel intensitas terpaan media televisi, nilai koefisien regresi intensitas terpaan media televisi adalah (t hitung) sebesar 7,566 dengan t 1,965, signifikasi terpaan media televisi terkait kepercayaan masyarakat sebesar 0,000 atau lebih kecil dari nilai alpha 0,05. Berdasarkan hasil output spss menunjukkan nilai f hitung 44,759 > 3,02 dibandingkan nilai f tabel dengan nilai signifikasi 0,000 < 0,05. Kesimpulan : ada pengaruh afiliasi politik dan intensitas terpaan media televisi terhadap kepercayaan masyarakat pada pemerintah dalam pemulihan ekonomi pasca Covid-19. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan