Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh debt to equity ratio (DER), return on equity (ROE) dan asset growth (AG) terhadap dividend payout ratio (DPR) pada perusahaan tercatat indeks LQ-45 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Jenis data yang digunakan pada penelitian ini merupakan data kuantitatif dengan sumber data sekunder, teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode non-probabilitas secara purposive sampling. Populasi penelitian adalah 45 perusahaan yang masuk dalam Indeks LQ-45 selama tahun 2013-2022 dengan sampel berjumlah 13 perusahaan. Hasil peneltian menunjukkan bahwa debt to equity ratio (DER) memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap dividend payout ratio (DPR), return on equity (ROE) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap dividend payout ratio (DPR), asset growth (AG) memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap dividend payout ratio (DPR). Secara simultan debt to equity ratio (DER), return on equity (ROE) dan asset growth (AG) berpengaruh dan signifikan terhadap dividend payout ratio (DPR). Hasil koefisien determinasi (R2) menunjukkan angka 17% yang berarti debt to equity ratio (DER), return on equity (ROE) dan asset growth (AG) memberikan kontribusi sekitar 17% terhadap debt to equity ratio (DER), sementara sekitar 83% sisanya dipengaruhi oleh variabel lainnya.