Abstract :
penelitian ini dilatar belakangi masih mendominasinya guru saat proses pembelajaran dan peserta didik kurang aktif saat pembelajaran karna model pembelajaran yang digunakan terlalu berfokus pada materi sehingga pembelajaran menjadi membosankan. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran akidah akhlak di kelas VIII di SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta dan mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan Aktivitas belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran akidah akhlak di SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta.
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII F sebanyak 32 peserta didik. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus. Tahapan pada penelitian ini yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi observasi, dan wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model pembelajaran Problem Based Learning di SMP Muhammadiyah 1 diterapkan dalam dua tahap, yaitu perencaan dan penerapan. Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran akidah akhlak di SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Hasil rata-rata aktivitas belajar peserta didik mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 53,82% mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 70,99% atau meningkat sebesar 17,17%.