DETAIL DOCUMENT
Pengembangan kurikulum di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Taliwang Sumbawa Barat
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Nur, Fadillah Ahmad
Subject
BL Religion 
Datestamp
2024-05-07 02:32:12 
Abstract :
Pondok Pesantren di NTB sebagai lembaga pendidikan Islam masih sedikit yang berevolusi mengembangkan kurikulum untuk menjawab tantangan zaman. Disisi lain, belum ada pesantren modern di NTB yang menerapkan kurikulum tahfidzul qur?an sebagai kurikulum secara khusus kepada seluruh santrinya. Padahal kurikulum sangat dibutuhkan sebagai pedoman penyelenggara lembaga pendidikan Islam untuk mencetak generasi yang siap dengan tantangan zaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kurikulum, menemukan pengembangan kurikulum, dan implikasi kurikulum di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Taliwang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi lapangan (field research). Dalam proses pengumpulan data peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Taliwang, Sumbawa Barat. Penelitian ini menggunakan purposive sampling sebagai metodologi pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian. Terdapat dua sumber data yaitu: Pertama, data primer terdapat tiga jenis sumber, yakni : a. Dokumen terkait objek penelitian, b. Hasil wawancara dengan informan penelitian. c. Hasil observasi merupakan catatan penting peneliti yang di dapat berdasarkan hasil pengamatan di lapangan. Kedua, Data sekunder yang kami gunakan dalam penelitian ini dapat berupa artikel, literatur, buku, ataupun sumber-sumber yang lainnya. Sedangkan teknik penganalisisan data dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik analisis data deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : Pertama, kurikulum KMI Gontor merupakan satu-satunya kurikulum yang diterapkan di awal berdirinya Pondok Pesantren Al-Ikhlas Taliwang. Namun setelah dievaluasi perlu untuk dikembangkan dalam mencapai visi misi, disisi lain tuntutan lanjut studi dengan ijazah yang diakui secara sah oleh pemerintah, tantangan tuntutan perkembangan zaman, dan kebutuhan masyarakat. Kedua, Pengembangan kurikulum di Pesantren Al-Ikhlas dengan penambahan kurikulum cambridge international curriculum dan tahfidzul qur?an metode rabbani dengan tetap mempertahankan kurikulum KMI Gontor dengan sistem mu?adalah yang memberikan hak istimewa kepada pesantren dalam mengelola pesantren secara mandiri dan mendapatkan ijazah kesetaraan yang sah dari pemerintah. Ketiga, Implikasi pengembangan kurikulum yaitu dampak positif meliputi prestasi santri, alumni yang melanjutkan studi luar negeri dan dalam negeri dengan bidang studi yang bervariasi, dan pengembangan sumber daya manusia melalui kaderisasi guru. Sedangkan dampak negatifnya pada alokasi waktu yang belum proporsional dan efektifitas efisiensi kurikulum. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan