DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Lama Penyimpanan dan Penambahan Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale var. Rubrum) pada Edible Coating terhadap Sifat Fisiko-Kimia dan Mikrobiologi Udang Vannamei Kupas
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Nurfitri, Mila
Subject
Q Science (General) 
Datestamp
2024-04-27 08:28:24 
Abstract :
Udang memiliki umur simpan yang singkat dan mudah mengalami kerusak selama proses penyimpanan. Oleh karena itu, diperlukan usaha untuk mencegah masalah tersebut salah satunya dengan penggunaan edible coating berbahankaragenan. Penggunaan karagenan mempunyai sifat antibakteri yang kurang optimal shingga dilakukan penambahan ekstrak jahe merah. Jahe merah mengandung senyawa seperti golongan flavonoid, fenol, terpenoid, dan minyak atsiri yang dapat berfungsi sebagai antimikroba maupun antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan dan penambahan ekstrak jahe merah (zingiber officinale var. rubrum) pada edible coating terhadap sifat kimia dan mikrobiologi udang vannamei kupas. Metode penelitian dakam penelitian ini yaitu menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama konsentrasi ekstrak jahe merah (0%, 10%, 20%, dan 30%) dan faktor kedua lama penyimpanan (0 hari, 1 hari, 2 hari, dan 3 hari) dengan tiga kali pengulangan pada setiap perlakuan. Parameter pengujian yang dilakukan yaitu aktivitas antioksidan eksrak jahe merah, kadar air, pH, asam lemak bebas, dan Total Plate Count (TPC). Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) dilanjut dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf 5%. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, ekstrak jahe merah yang digunakan memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat. Hasil pengujian dari masingmasing parameter yaitu nilai kadar air berkisar 66.880±1.648?83.193±0.966, nilai pH 6.100±0.026?6.320±0.096 dan asam lemak bebas 4.967±0.422?8.751±0.543. Selain itu, penambahan ekstrak jahe merah mampu menghambat pertumbuhan mikroba dengan jumlah koloni berturut-turut pada penambahan ekstrak jahe merah 0%,10%,20?n 30% hingga hari ketiga yaitu 9,2x106 CFU/g, 8,3x105 CFU/g, 5,7x105 CFU/g, dan 3,2x105 CFU/g. Penambahan ekstrak jahe merah dan lama penyimpanan berpengaruh signifikan terhadap kadar air, pH, dan asam lemak bebas. Selain itu, Penambahan ekstrak jahe merah dapat menghasilkan nilai TPC lebih rendah dibandingkan tanpa penambahan ekstrak jahe merah. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan