Abstract :
Tomat merupakan salah satu jenis sayuran buah yang memiliki kadar air 94% sehingga mudah rusak. Salah satu alternatif yang dapat memperpanjang umur simpan tomat yaitu dengan pembuatan selai. Produk selai dapat mengalami kerusakan yang disebabkan adanya sineresis, aw, dan pH. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan lama penyimpanan selai tomat terhadap sineresis, aw, dan pH.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 2 faktor yaitu faktor suhu dan waktu penyimpanan. Selai tomat disimpan pada suhu 40?, 50?, dan 60? selama 20 hari dengan parameter yang diuji yaitu sineresis, aw, dan pH. Data yang diperoleh diolah dengan Analysis of Varians atau uji ANOVA dengan menggunakan aplikasi SPSS 29.0 for windows pada taraf signifikan 5%. Apabila terdapat perbedaan nyata pada perlakuan maka dilakukan uji Duncan.
Hasil yang diperoleh yaitu pengaruh suhu dan waktu penyimpanan pada selai tomat menunjukkan tidak ada perbedaan nyata yang signifikan (P>0,05) terhadap nilai sineresis yang berkisar 0,03-0,69%. Terhadap nilai aw pada hari ke-0 menunjukkan tidak ada perbedaan nyata yang signifikan (P>0,05), tetapi terdapat perbedaan nyata yang signifikan (P<0>0,05) terhadap pH pada hari ke-0 dan terdapat perbedaan nyata yang signifikan (P<0,05) terhadap pH pada hari ke-5 hingga hari ke-20 dengan pH antara 2,92-3,26. Berdasarkan hal tersebut suhu dan lama penyimpanan tidak berpengaruh terhadap sineresis, tetapi pada hari ke-5 hingga hari ke-20 suhu dan lama penyimpanan berpengaruh nyata terhadap aw dan pH selai tomat.