DETAIL DOCUMENT
Prarancangan Pabrik Sikloheksana dengan proses Hidrogenasi Benzena pada kapasitas 30.000 ton/tahun
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Hasanah, Uswatun
Pratiwi, Sekar
Subject
Q Science (General) 
Datestamp
2024-04-26 08:49:36 
Abstract :
Sikloheksana merupakan senyawa organik dengan formula C6H12 berbentuk cairan pada suhu ruang, tidak berwarna, bersifat volatil, dan beracun. Sikloheksana memiliki berbagai kegunaan di industri kimia, terutama industri penghasil nilon. Prarancangan pabrik sikloheksana dilakukan untuk mengkaji kelayakan pabrik untuk didirikan. Kebutuhan sikloheksana saat ini masih diimpor dari luar negeri, oleh karena itu pabrik dirancang dengan kapasitas 30.000 ton/tahun didirikan untuk memenuhi kebutuhan sikloheksana dalam negeri pada berbagai industri dengan kemurnian sikloheksana yaitu 99?rat. Bahan baku berupa benzena diperoleh dari PT. Pertamina, Cilacap. Sedangkan untuk hidrogen diperoleh dari PT. Air Liquide, Cilegon, Banten. Proses produksi sikloheksana menggunakan hydrogenation process, di mana reaksi pembentukan sikloheksana dari benzena dan hidrogen menggunakan reaktor fixed bed multitube yang beroperasi secara isothermal non adiabatic pada suhu 130?C dan tekanan 1 atm dengan katalis nikel. Reaksi yang terjadi di dalam reaktor secara eskotermis dan irreversible. Proses produksi terdiri dari 3 tahap, yaitu tahap persiapan bahan baku, tahap reaksi, dan tahap pemisahan. Untuk mendukung proses produksi sikloheksana dibutuhkan steam pemanas dan air yang disediakan dari unit utilitas. Air yang diperlukan untuk pabrik sebesar 206595,0548 kg/jam, pabrik ini membutuhkan listrik sebesar 585,6622 kW yang disuplai oleh PLN dan generator cadangan. Pabrik ini akan dibangun di Cilegon, Banten. Pemilihan lokasi ini berdasarkan ketersediaan area bahan baku dan transportasi yang berdekatan dengan pelabuhan. Pabrik ini membutuhkan tenaga kerja sebanyak 205 karyawan baik staf maupun shift dan akan beroperasi selama 330 hari/tahun atau 24 jam/hari. Berdasarkan tinjauan kondisi operasi, sifat bahan baku, dan produk maka pabrik sikloheksana dengan kapasitas 30.000 ton/tahun ini termasuk pabrik beresiko tinggi. Berdasarkan hasil analisis ekonomi dari prarancangan pabrik sikloheksana diperoleh persentase Return on Invesment (ROI) sebelum pajak yaitu 86,51%, Pay Out Time (POT) sebelum pajak sebesar 1,04 tahun, Discounted Cash Flow Rate (DCFR) 57,77%, Break Even Point (BEP) yaitu 42,72%, sedangkan Shut Down Point (SDP) 32,82%. Analisis tersebut menunjukkan hasil yang baik sehingga dapat disimpulkan bahwa pabrik ini menarik untuk dikaji lebih lanjut. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan