DETAIL DOCUMENT
Prarancangan Pabrik Sodium Nitrate dari Sodium Hydroxide dan Nitric Acid dengan kapasitas 15.000 ton/tahun
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Pramedikawati, Trias
Sovienyanti, Zinnia Teguh
Subject
Q Science (General) 
Datestamp
2024-04-26 08:50:05 
Abstract :
Pabrik Sodium Nitrate dengan kapasitas 15.000 ton/tahun menggunakan bahan baku Sodium Hydroxide dan Nitric Acid. Sodium Nitrate memiliki berbagai kegunaan, yaitu sebagai bahan baku pembuatan pupuk terutama pupuk NPK, pembuatan dinamit, pembuatan kalium nitrat, pembuatan kaca, pembuatan cat, pembuatan korek api, pembuatan batu arang, pembuatan porselen, sebagai reagen pada analisa kimia, bahan pengawet daging olahan. Sodium Nitrate diproduksi dari Sodium Hydroxide (40%) dan Nitric Acid (53%) menggunakan Reaktor Alir Tangki Berpengaduk (RATB) yang beroperasi secara Isothermal pada suhu 60 °C dan tekanan 1 atm. Produk keluaran dari reaktor (R-01) dialirkan ke Evaporator (EV 01) melalui pompa. Pada kondisi operasi EV-01, tekanan diatur menjadi 0,52 atm (vakum) dan suhu dipertahankan pada 90 °C untuk menguapkan air dan Nitric Acid. Hasil dari proses ini terbagi menjadi dua hasil atas EV-01 dialirkan ke Unit Pengolahan Limbah (UPL) setelah melewati Condenser (CD-01) agar dapat berubah menjadi fase cair. Sementara itu, hasil bawah EV-01 dialirkan menggunakan Pompa dan di dinginkan menggunakan Cooler (CL-01) menjadi 50°C sebelum masuk ke Crystalizer (CR-01) untuk dilakukan pengkristalan. Selanjutnya slurry yang keluar dari CR-01 diangkut menggunakan Screw Conveyor (SC-01) menuju ke Centrifuge (CF-01). Proses ini merupakan langkah penting dalam memisahkan dan mengolah produk untuk mendapatkan Sodium Nitrate yang diinginkan. Pada Centrifuge (CF-01), dilakukan pemisahan antara padatan Sodium Nitrate dengan filtrat pada kondisi operasi suhu 50 °C dan tekanan 1 atm. Filtrat yang keluar dari bagian bawah (CF-01) dialirkan ke Unit Pengolahan Limbah (UPL). Padatan Sodium Nitrate yang keluar dari Centrifuge (CF-01) diangkut menggunakan Screw Conveyor (SC-02) menuju Rotary Dryer (RD-01) untuk mengurangi kadar air. Hasil keluaran dari Rotary Dryer (RD-01) adalah Sodium Nitrate dengan kemurnian 99%. Produk ini kemudian diangkut menggunakan Cooling Conveyor dan Bucket Elevator ke dalam tangki penampungan sebagai hasil akhir dari proses pembuatan Sodium Nitrate. Pabrik direncanakan berdiri di Cilegon, Banten pada tahun 2029 dengan luas area 7642 m2. Pabrik direncanakan beroperasi selama 330 hari dalam 1 tahun dengan bahan baku Sodium Hydroxide dan Nitric Acid. Pabrik Sodium Nitrate merupakan industri kimia dengan risiko yang rendah. Hasil analisis ekonomi terhdap perancangan pabrik ini diperoleh Profit on Sales (POS) sebelum pajak sebesar 23,00?n sesudah pajak sebesar 16,10%. Percent Return of Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 79,33?n sesudah pajak sebesar 55,53%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak 1,15 tahun dan setelah pajak 1,57 tahun. Break Even Point (BEP) sebesar 40,87?n Shut Down Point (SDP) sebesar 33,42%. Discounted Cash Flow Rate (DCFR) sebesar 35%. Berdasarkan perhitungan ekonomi dengan pabrik berisiko rendah, maka dapat disimpulkan bahwa pabrik layak untuk didirikan. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan