DETAIL DOCUMENT
Sistem pendukung keputusan pemilihan guru teladan menggunakan metode profile matching (studi kasus: SMK Farmasi Samarinda)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Handaris, Lucky Karya
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-04-30 01:23:54 
Abstract :
Guru merupakan seorang profesional dalam dunia pendidikan yang bertugas untuk mengajar dan menyampaikan ilmu pengetahuan kepada siswa atau murid. Pada SMK Farmasi Samarinda proses pemilihan guru teladan yang masih menggunakan cara manual yaitu tidak berdasarkan data yang kuantitatif yang membandingkan setiap kriteria yang ada, kriteria tersebut meliputi Aspek Disiplin dibagi 4 kriteria Guru Memulai pembelajaran tepat waktu (D1), Guru terlibat secara aktif dalam menyelesaikan konflik antar siswa atau situasi disiplin lainnya (D2), Guru Berpakaian Rapi Dan Sopan (D3), Guru Mengakhiri pembelajaran tepat waktu (D4). Kemudian Untuk Aspek Kinerja Guru dibagi menjadi 4 kriteria (KG1) Kemampuan Guru Dalam menyampaikan materi dengan jelas dan menarik, (KG2) Kemampuan Guru Dalam Merencanakan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum, (KG3) Kemampuan Guru Dalam memberikan umpan balik terhadap pekerjaan siswa, (KG4) Kemampuan Guru Dalam Memahami standar kompetensi dan indikator pencapaian yang harus dicapai siswa. Kemudian untuk Aspek Perilaku dibagi menjadi 4 kriteria (P1) Guru Mampu untuk mendengarkan pertanyaan dan tanggapan siswa secara aktif, (P2) Guru Mampu menggunakan platform pembelajaran online atau aplikasi edukatif dalam pembelajaran, (P3) Guru Mampu Menerapkan aturan dan konsekuensi dengan konsisten dan adil, (P4) Guru Mampu Mendorong siswa untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan inisiatif sendiri. Dan penilaian yang dilakukan hanya berdasarkan hasil voting suara menggunakan surat suara dan juga perhitungan yang dilakukan tidak komputerisasi sehingga data mudah hilang. Pada penelitian ini menggunakan metode Profile Matching dan untuk metode pengujian dilakukan dengan 3 metode pengujian yaitu menggunakan Sistem Usabillity Scale (SUS), Pengujian BlackBox, dan pengujian Expert Judgement. Metode Profile Matching dipilih karena memiliki keunggulan dari metode lainnya seperti Namanya sendiri yaitu Profile adalah suatu gambaran atau tulisan berupa pendeskripsian secara singkat untuk menjelaskan informasi yang didapat dari suatu keadaan yang mengacu pada diri atau data seseorang. Kemudian pada penilitian kali ini subjeknya adalah guru sehingga sanggat cocok di gunakan pada penelitian ini. Selain itu metode Profile Matching dipilih karena secara garis besar merupakan proses membandingkan antara kemampuan individu ke dalam kompetensi yang harus dicapai dalam suatu jabatan/posisi. Tahapan penelitian yang di lakukan meliputi identifikasi masalah, metode, analisis kebutuhan, desain, implementasi, dan pengujian. Hasil penelitian ini berupa rekomendasi calon guru teladan yang diberikan kepada kepala sekolah SMK Farmasi Samarinda, dengan harapan mampu membantu Sekolah tersebut dalam mengambil keputusan dalam pemilihan guru teladan yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya. Pengujian BlackBox menghasilkan sistem yang secara keselurahan berjalan dengan semestinya atau sudah sesuai dengan skenario pengujian dengan persentase keberhasilan 100%. Pengujian Expert Judgement menghasilkan validitas sama atau tinggi. Hasil pengujian sistem menggunakan metode SUS mendapatkan skor 86,75 sehingga sistem yang dibuat dinyatakan ACCEPTABLE dan dapat disimpulkan bahwa sistem ini layak digunakan. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan