DETAIL DOCUMENT
Penegakan hukum pelaku tindak pidana perdagangan orang (human trafficking) terhadap anak sebagai korban pekerja seks komersial (studi kasus di Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Ningtias, Diah Ayu
Subject
HN Social history and conditions. Social problems. Social reform 
Datestamp
2024-04-29 06:21:46 
Abstract :
Kasus perdagangan orang (human trafficking) yang melibatkan anak sebagai korban semakin beragam modus operandi nya. Berdasarkan data kasus anak pekerja seks komersial sebagai korban tindak pidana perdagangan orang di wilayah Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menunjukan masih banyaknya kasus yang terjadi. Kepolisian melakukan berbagai upaya pencegahan dan penegakan hukum untuk memberikan perlindungan dan pendampingan khusus kepada anak korban tindak pidana perdagangan orang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penegakan hukum, kendala, dan upaya dalam pelaksanaan penegakan hukum pelaku tindak pidana perdagangan orang (human trafficking) terhadap anak sebagai korban pekerja seks komersial (Studi Kasus di Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta). Jenis penelitian ini adalah normatif empiris menggunakan data primer dan data sekunder. Sumber data primer dalam penelitian ini diperoleh dengan melakukan wawancara terhadap narasumber yaitu Penyidik Sub Direktorat IV Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda DIY dan LSM Rifka Annisa. Hasil penelitian menunjukan penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang di Polda DIY terbagi menjadi 2 (dua) tahapan yaitu penyelidikan dan penyidikan. Pada tahap penyelidikan dan penyidikan anak pekerja seks komersial sebagai korban tindak pidana perdagangan orang di Polda DIY mendapatkan perlakuan khusus berupa kerahasiaan identitas korban dan keluarganya, pemberian rasa aman, pendampingan, dan restitusi. Kendala yang dialami Polda DIY adalah karena tindak pidana perdagangan orang ini merupakan kejahatan yang dapat bersifat lintas negara sehingga pihak kepolisian harus menghadapi tantangan dalam mengumpulkan bukti bukti, mengidentifikasi pelaku, dan memastikan korban dalam keadaan aman. Anak anak pekerja seks komersial korban tindak pidana perdagangan orang juga seringkali takut untuk melaporkan ke polisi karena akan mendapatkan stigma negatif dari masyarakat. Upaya yang dilakukan Polda DIY adalah melalui upaya preventif dan represif. Upaya preventif dilakukan melalui Pelayanan Terpadu bekerja sama dengan dinas dinas terkait, patroli rutin, penyamaran di masyarakat, dan penyuluhan hukum. Sementara, upaya represif dilakukan melalui penyelidikan dan penyidikan di kepolisian. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan