Abstract :
Agilitas pada tenaga kerja penting bagi perusahaan dalam menghadapi situasi yang penuh dengan ketidakpastian. Agilitas tenaga kerja merupakan kemampuan pekerja untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang berubah dengan cepat, fleksibel dan penuh dengan ketidakpastian melalui perilaku yang proaktif, adaptif dan resilien. Prilaku tersebut berperan dalam mencapai visi dan misi perusahaan, menciptakan lingkungan kerja produktif, dan menghasilkan gagasan yang inovatif Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi AKHLAK dan kesejahteraan di tempat kerja terhadap agilitas tenaga kerja. Penelitian ini melibatkan 159 karyawan perusahaan milik pemerintah. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala agilitas tenaga kerja, skala kesejahteraan di tempat kerja dan skala budaya organisasi AKHLAK. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis regresi berganda yang diolah dengan SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan budaya organisasi AKHLAK dan kesejahteraan di tempat kerja secara bersama-sama memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap agilitas tenaga kerja. Hasil selanjutnya yaitu budaya organisasi AKHLAK berpengaruh sangat signifikan terhadap agilitas tenaga kerja, dan kesejahteraan di tempat kerja memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap agilitas tenaga kerja. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa karyawan maupun instansi perlu untuk mempertimbangkan faktor internal dan eksternal yaitu budaya dan kesejahteraan di tempat kerja untuk dapat meningkatkan agilitas tenaga kerja