Abstract :
PT Naturindo Fresh Kulon Progo merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur jamu herbal. PT Naturindo Fresh memiliki banyak retailer dengan permintaan bersifat probabilistik. Kondisi probabilistik berdampak pada kedinamisan jumlah permintaan, produksi, dan penjualan. Di lain sisi, produk memiliki batasan masa kadaluarsa membuat total biaya pada PT Naturindo Fresh lebih besar. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menentukan perencanaan persediaan yang optimum dalam kondisi probabilistik.
Penelitian ini berfokus pada 3 produk penjualan terbesar yaitu Azzahra, BV Flow, dan Mucosafit. Pendekatan penyelesaian masalah menggunakan Joint Economic Lot Size Problem (JELP). Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan software spreadsheet. PT Naturindo Fresh dipandang sebagai sebuah rantai pasok, sehingga didefinisikan menjadi single vendor multi retailer multi product. Analisis sensitivitas dilakukan pada permintaan (D) guna melihat seberapa sensitif total biaya terhadap perubahan yang terjadi.
Berdasarkan pengolahan data diperoleh total biaya pada 3 produk dengan JELP menghasilkan beban biaya yang lebih seimbang bagi vendor dan multi retailer. Selain itu perhitungan kuantitas lot optimal pada vendor dan multi retailer untuk mengakomodasi kondisi probabilistik as a supply chain. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan semakin besar permintaan (D) maka sebanding dengan peningkatan total biaya.