Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesepian dengan nomophobia pada siswa SMA di Kota Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel yang digunakan di dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan menerapkan karakteristik yaitu siswa SMA di Kota Yogyakarta, berjenis kelamin laki-laki atau perempuan, berumur 15-18 tahun dan menggunakan smartphone. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan alat ukur skala nomophobia dan skala kesepian dengan sampel sebesar 292 siswa. Analisis uji hipotesis penelitian ini menggunakan teknik analisis product moment. Berdasarkan hasil analisis uji hipotesis didapatkan indeks korelasi (r) sebesar 0,171 dan taraf signifikansi sebesar 0,002 (p < 0,05). Kesepian memberikan sumbangan efektif sebesar 2,92% terhadap nomophobia. Maka, terdapat hubungan positif yang signifikan antara kesepian dengan nomophobia pada siswa SMA di Kota Yogyakarta sehingga semakin tinggi tingkat kesepian maka semakin tinggi tingkat nomophobia. Sebaliknya, semakin rendah tingkat kesepian maka semakin rendah tingkat nomophobia.