Abstract :
Tujuan melakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh manajemen talenta, manajemen pengetahuan, pengembangan karir dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sampel penelitian ini adalah seluruh karyawan tetap yang berjumlah 85 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode sampling jenuh. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, uji statistik F, uji statistik T, dan R2.
Hasil uji F menunjukkan bahwa manajemen talenta, manajemen pengetahuan, pengembangan karir, dan budaya organisasi berpengaruh secara simultan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0> 0,05. Manajemen pengetahuan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,574 > 0,05. Sedangkan pengembangan karir berpengaruh secara positif signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0> 0,05.