DETAIL DOCUMENT
Analisis penggunaan campur kode di beranda komentar Fyp pada media sosial Tik Tok: Kajian sosiolinguistik
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Wulandari, Ariani
Subject
P Philology. Linguistics 
Datestamp
2024-05-06 07:39:19 
Abstract :
Wulandari, Ariani. 2023. "Analisis Pengguna Campur Kode Di Beranda Komentar FYP pada Media Sosial Tik Tok" : Kajian Sosiolinguistik. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Ahmad Dahlan. ABSTRAK Menigkatnya pengguna sosial media di Indonesia, khususnya di kalangan remaja, menjadi pendorong kajian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan penggunaan dan ragam campur kode yang ditemukan di kolom komentar video FYP di Tik Tok. Penelitian yang berjudul "Analisis Penggunaan Campur Kode Di Beranda Komentar FYP Pada Media Sosial Tik Tok": Kajian Sosiolinguistik menggunakan metodologi desktiptif karena membutuhkan analisis yang mendalam serta diukur dengan menggunakan kuantitatif. Komentar para penggununa social media Tik Tok menjadi sumber data penelitian. Pada penelitian ini komentar video Tik Tok digunakan sebagai basis data. Proses pengumpulan data melibatkan simak dan pencatatan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian mengenai campur kode pada kolom komentar video FYP diperoleh kesimpulan sebagai berikut; terdapat campur kode dalam bentuk kata yang ditemukan berjumlah 44, yaitu berupa sisipan dari kata dasar, kata berimbuhan, baster, dan kata majemuk. Selain kata bentuk campur kode kedua adalah frasa yang ditemukan berjumlah 12. Serta jenis campur kode yang ditemukan adalah campur kode ke dalam, campur kode ke luar, dan campur kode campuran. Campur kode ke luar ditemukan 50, campur kode ke dalam 8, dan campur kode campuran ditemukan 9. Sedangkan faktor yaitu ekstralinguistik berupa pengaruh pendidikan dan pengaruh budaya yang ada di masyarakat. Faktor kedua adalah faktor intralinguistik. Bentuk faktor intralinguistik adalah belum adanya kosakata bahasa tertentu yang belum dapat dipahami oleh bahasa utama penutur. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan