DETAIL DOCUMENT
Formulasi sediaan hair tonic kombinasi ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera Lam) dan ekstrak etanol daun pandan wangi (Padanus amaryllifolius Roxb) serta uji efektivitas terhadap pertumbuhan rambut tikus putih jantan
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Mulia, Reski
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2024-05-13 06:13:46 
Abstract :
Rambut adalah mahkota bagi semua orang karena rambut berfungsi selain untuk memberikan kehangatan, perlindungan, rambut juga untuk keindahan dan penunjang penampilan. Kerontokan rambut yang dapat mengakibatkan kebotakan merupakan salah satu problema yang paling dikhawatirkan setiap orang. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas sediaan Hair Tonic kombinasi ekstrak daun kelor (Moringa oleifera Lam) dan ekstrak daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb) terhadap pertumbuhan rambut tikus dibandingkan penggunaan tunggal. Penelitian diawali dengan dengan proses maserasi ekstrak etanol daun kelor dan ekstrak etanol daun pandan wangi, karakterisasi ekstrak (parameter spesifik dan non spesifik), pengujian kandungan kimia ekstrak dan formulasi sediaan hairtonic yang terdiri dari F1 (kontrol positif), F2 (ekstrak daun kelor 6%), F3 (ekstrak etanol pandan wangi 6%), F4 (kombinasi ekstrak daun kelor 2% dengan ekstrak etanol pandan wangi 4%), F5 (ekstrak etanol daun kelor 3% dan ekstrak etanol daun pandan wangi 3%), F6 (kombinasi ekstrak etanol daun kelor 4% dan ekstrak etanol daun pandan wangi 2%). Pengujian aktivitas pertumbuhan rambut tikus dibagi menjadi 8 kelompok, masingmasing punggung tikus dicukur dengan ukuran 4x4 cm, tikus didiamkan selama 24 jam kemudiaan dilakukan pengujian dengan cara sediaan masing-masing formula disemprotkan, dan pengamatan pertumbuhan rambut dilakukan selama 28 hari. Hasil dari penelitian menunjukan organoleptis sediaan Hair Tonic ekstrak daun kelor dan daun pandan wangi berbentuk cairan dengan bau khas, warna hijau kehitaman, dan hitam kecoklatan memiliki pH secara keseluruhan berkisar antara 4,5 ± 0,00 ? 5,8 ± 0,01. Nilai viskositas berkisar antara 1,64 ± 0,00 ? 1,82 ± 0,01 cPs. Bobot jenis sediaan sebesar 0,97 ± 0,00- 0,99 ± 0,00 g/mL. Hasil panjang rambut tikus selama 30 hari dengan konsentrasi ekstrak daun kelor dan pandan wangi berkisar antara 2,296 ± 0,15 ? 7,532 ± 0,08 mm. Bobot rambut pada tikus berkisar antara 0,644 ± 0,03- 0,904 ± 0,04 g. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa perbedaan variasi kombinasi ekstrak daun kelor dan daun pandan tidak menyebabkan perbedaan bermakna pada aktivitas pertumbuhan panjang rambut tikus. Panjang rambut tikus dari perlakuan formula hairtonic kombinasi lebih besar dibanding tunggal, namun tidak berbeda bermakna. Aktivitas Hair Tonic kombinasi berbeda bermakna (lebih tinggi) pada aspek pertumbuhan bobot rambut dari pada Hair Tonic yang mengandung ekstrak tunggal. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan