Abstract :
Subjective well-being merupakan suatu bentuk evaluasi secara menyeluruh yang dilakukan oleh individu, baik secara kognitif maupun afektif. Subjective well-being memiliki peranan penting bagi karyawan, terutama karyawan yang bekerja di bidang logistik. Subjective well-being yang tinggi pada karyawan, berdampak pada meningkatnya performa kerja yang ditampilkan, sehingga ketika subjective well-being yang dimiliki karyawan X Logistik tinggi, maka akan berpengaruh pada tingkat kualitas dari pelayanan dan pengiriman barang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh kepuasan kerja dan work engagement terhadap subjective well-being. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif survey, sedangkan analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan X Logistik Area Tengah 2, dengan jumlah populasi 70 orang dan jumlah sampel yang diambil sebanyak 59 orang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan nilai F sebesar 9,706 dan nilai p < 0>0,01) yang menandakan bahwa work engagement tidak signifikan dan tidak memiliki pengaruh terhadap subjective well-being. Hasil ini menunjukkan bahwa hipotesis minor kedua tidak diterima. Sumbangan efektif dari kepuasan kerja sebesar 16,83%.
Kata Kunci: Subjective Well-being, Kepuasan Kerja, Work Engagement