Abstract :
Pengembangan media interaktif ?Budaya Indonesia? dilatarbelakangi oleh penggunaan media yang kurang bervariasi pada saat pembelajaran IPAS. Siswa kurang memperhatikan penjelasan dari guru, ribut mengobrol dengan teman sebangkunya, sehinga membuat siswa kurang memahami materi yang disampaikan. Dilihat dari beberapa siswa yang hanya mendapat nilai KKTP dibawah 68. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kualitas media interaktif ?Budaya Indonesia? mata pelajaran IPAS kelas IV Sekolah Dasar.
Penelitian ini termasuk dalam metode penelitian Research and Development (RnD) dengan menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation dan Evaluation). Karena penelitian hanya berfokus pada pengembangan produk, penelitian ini tidak melakukan tahap implementation dan untuk tahap evaluation dilakukan disetiap tahapan. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar penilaian. Teknik analaisis data yang digunakan yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Desain uji coba dilakukan dengan validasi ahli media, ahli materi, ahli pembelajaran, penilaian guru dan respon siswa.
Berdasarkan hasil validasi ahli media memperoleh nilai rata-rata 80 dalam kategori ?Sangat Baik?. Penilaian ahli materi memperoleh nilai rata-rata 97,5 dengan kategori ?Sangat Baik?. Penilaian dari ahli pembelajaran memperoleh nilai rata-rata 85 dengan kategori ?Sangat Baik?. Penilaian oleh guru kelas IV dengan memperoleh nilai rata-rata 90 dengan kategori ?Sangat Baik? dan respon siswa kelas IV memperoleh nilai rata-rata 95,83 dengan kategori ?Sangat Baik?. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media interaktif ?Budaya Indonesia? sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran IPAS kelas IV sekolah dasar.