Abstract :
Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan pengujian hubungan antara spiritual well-being dengan perilaku delinkuensi remaja pada siswa SMK X di Magelang. Sampel pada penelitian ini berjumlah 200 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode kuantitatif yang menggunakan dua skala, yaitu skala perilaku delinkuensi dan skala spiritual well-being. Teknik analisis data yang dilakukan adalah teknik analisis korelasi spearman rho. Hasil pada penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif yang sangat signifikan antara spiritual well-being dengan perilaku yang menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar -0,227 dengan Sig. (p) sebesar 0,001 (p<0,01). Hasil menunjukkan bahwa hipotesis diterima. Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif yang sangat signifikan antara spiritual well-being dengan perilaku delinkuensi pada remaja. Sumbangan efektif spiritual well-being terhadap perilaku delinkuensi sebesar 5,2%.