DETAIL DOCUMENT
Efektivitas penerapan transaksi QRIS BPD DIY Syariah terhadap peningkatan pendapatan pedagang pasar Beringharjo
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Wulandari, Octiviani
Subject
HC Economic History and Conditions 
Datestamp
2024-05-16 04:09:51 
Abstract :
Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) merupakan salah satu sistem pembayaran digital menggunakan kode QR yang relatif mudah. BPD DIY Syariah mendukung perkembangan teknologi dalam layanan pembayaran digital melalui QRIS. Dengan adanya QRIS diharapkan menjadi alat transaksi bagi para pedagang agar lebih efektif dan mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan pendapatan pedagang pengguna QRIS. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui efektivitas penerapan transaksi QRIS BPD DIY Syariah terhadap peningkatan pendapatan pedagang pasar Beringharjo. (2) Untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam penerapan transaksi QRIS BPD DIY Syariah terhadap peningkatan pendapatan pedagang pasar Beringharjo. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Dan untuk menguji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Penerapan transaksi QRIS BPD DIY Syariah terhadap peningkatan pendapatan pedagang pasar Beringharjo belum dapat dikatakan efektif. Karena tidak ada perubahan peningkatan pendapatan yang dirasakan oleh pedagang selama menerapkan QRIS. Sebab dari konsumen yang masih jarang menggunakan QRIS saat melakukan transaksi. (2) Kendala yang dihadapi dalam penerapan transaksi QRIS BPD DIY Syariah terhadap peningkatan pendapatan pedagang pasar Beringharjo di antaranya adanya MDR sebesar 0,3% yang dikenakan kepada pedagang saat melakukan transaksi dengan menggunakan QRIS. Serta konsumen yang lebih memilih transaksi secara tunai dan masih sulit beralih ke pembayaran non tunai melalui QRIS. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan