Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) terhadap perilaku phubbing pada pemuda di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dengan kecanduan smartphone sebagai mediator. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif survai yang berfokus pada populasi pemuda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sampel penelitian diperoleh melalui purposive sampling dengan total 385 responden. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi Genetic Phubbing Scale (GPS), Fear of Missing Out Scale (FoMOs), dan Smartphone Addiction Scale (SAS). Pengumpulan data dilakukan menggunakan Google Forms. Data yang terkumpul akan dianalisis menggunakan analisis jalur dengan bantuan perangkat lunak Analysis of Moment Structures (AMOS) dan SPSS. Hasil studi menunjukkan bahwa FoMO memiliki pengaruh langsung (0,198) dan tidak langsung (0,688) terhadap perilaku phubbing. Selain itu, FoMO secara signifikan mempengaruhi (0,748) perilaku phubbing. Lebih lanjut, terdapat pengaruh tidak langsung FoMO terhadap phubbing melalui kecanduan smartphone sebagai mediator (0,540). Temuan lain yang mencolok adalah peran mediator kecanduan smartphone dalam menjelaskan sebagian pengaruh FoMO terhadap phubbing.