Abstract :
Kemampuan pemecahan masalah dapat diartikan sebagai suatu kemampuan berpikir yang dimiliki individu untuk memecahkan masalah yang melibatkan berbagai aspek pengetahuan, keterampilan, dan pengalamannya untuk mencapai tujuan tertentu. Salah satu faktor yang mungkin mempengaruhi dalam kemampuan pemecahan masalah siswa adalah gaya belajar. Untuk itu tujuan penelitian ini adalah mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Yogyakarta pada materi teorema Pythagoras dengan bentuk soal cerita ditinjau dari gaya belajar.
Penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan dengan berbagai teknik dan instrumen, seperti, angket, tes, wawancara, dan teknik analisis data disesuaikan dengan model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini melibatkan 33 siswa kelas VIII A dengan 9 subjek utama
yang terdiri dari 3 siswa dengan gaya belajar yang sama.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 33 siswa gaya belajar kinestetik mendominasi dengan persentase adalah 36,36% sebanyak 12 siswa. Selanjutnya gaya belajar visual dengan persentase 9,09% sebanyak 3 siswa dan
gaya belajar auditorial terdapat 11 siswa dengan persentase 33,33%. Untuk kemampuan pemecahan masalah siswa dengan gaya belajar visual termasuk kedalam kategori baik (memahami masalah, merencanakan penyelesaian,
melaksanakan penyelesaian, dan memeriksa kembali). Untuk kemampuan pemecahan masalah siswa dengan gaya belajar auditorial termasuk dalam kategori cukup (memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan penyelesaian). Untuk kemampuan pemecahan masalah siswa dengan gaya belajar kinestetik juga termasuk kedalam kategori cukup (memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan penyelesaian).