Abstract :
Rumput laut merah Gelidium amansii memiliki senyawa fenolik (mycosporin-like amino acids, polifenol) dan pigmen (fikobiliprotein) yang dapat
berperan sebagai antioksidan alami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya aktivitas antioksidan dari rumput laut merah Gelidium amansii.
Gelidium amansii diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol (1:8). Ekstrak dikeringkan dengan metode freeze drying. Ekstrak kering kemudian difraksinasi menggunakaan pelarut n-Heksana dan etil asetat. Ekstrak dan fraksi dianalisis aktivitas antioksidannya dengan metode Ferric
Reducing Antioxidant Power (FRAP). Kapasitas antioksidan dinyatakan dengan parameter nilai mM Fe2+/g ekstrak. Trolox digunakan sebagai kontrol positif. Data aktivitas antioksidan dianalisis statistik menggunakan aplikasi SPSS 25.0 dengan taraf kepercayaan 95%.
Hasil penelitian menunjukkan kapasitas antioksidan ekstrak metanol, fraksi n-heksana, dan fraksi etil asetat rumput laut merah Gelidium amansii secara berturut-turut sebesar 69,01; 121,93; 469,66 mM Fe2+/g ekstrak. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa kapasitas antioksidan ekstrak metanol, fraksi nHeksana, dan fraksi etil asetat berbeda signifikan.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah fraksi etil asetat memiliki kapasitas antioksidan tertinggi, selanjutnya fraksi n-Heksana dan ekstrak metanol yang berbeda secara signifikan.