DETAIL DOCUMENT
Efek sinergis doksorubisin dan kurkumin sebagai agen antikanker pada sel hela dan sel vero secara in vitro
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ahmad Dahlan
Author
Khayatulisma, Dika
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2024-05-25 01:24:05 
Abstract :
Kanker serviks menjadi penyebab utama kematian, oleh karena itu perlu adanya pengobatan yang tepat. Doksorubisin sebagai salah satu obat kanker dalam penggunaannya menimbulkan ketoksikan pada sel normal sehingga diperlukan kombinasi. Kurkumin memiliki efek antikanker sekaligus dapat mengurangi terjadinya ketoksikan pada sel normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek sitotoksik, tingkat keamanan dan efek sinergisme dari doksorubisin dan kurkumin sebagai agen antikanker pada sel kanker serviks/sel HeLa dan sel Vero. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan sampel doksorubisin dan kurkumin kemudian dilakukan pengujian untuk menelusuri efek sitotoksik dengan parameter nilai IC50, mencari nilai keamanan pada sel normal Vero dengan parameter nilai indeks selektivitas, dan mencari efek sinergis aktivitas senyawa terhadap sel kanker serviks dengan parameter nilai indeks kombinasi. Berdasarkan analisis diketahui bahwa doksorubisin mempunyai efek sitotoksik terhadap sel HeLa dengan nilai IC50 sebesar 2,175 ± 0,05 ?M. dan kurkumin sebesar 26,36 ± 2,01 ?M. Uji sitotoksik terhadap sel Vero menghasilkan IC50 16,572 ± 5,56 ?M pada doksorubisin dan kurkumin sebesar 172,218 ± 19,92 ?M. Hasil selektivitas menghasilkan 7,617 untuk doksorubisin dan 6,532 untuk kurkumin. Hasil uji kombinasi menunjukkan konsentrasi 0,25 ?M doksorubisin dan 26 ?M kurkumin mempunyai efek sinergis dengan nilai indeks kombinasi sebesar 0,64 serta pada konsentrasi 0,5 ?M doksorubisin dan 26 ?M kurkumin diperoleh nilai indeks kombinasi sebesar 0,83 terhadap sel kanker serviks HeLa. Berdasarkan hasil uji dapat disimpukan bahwa kombinasi doksorubisin dan kurkumin memiliki efek sinergis terhadap sel HeLa. 
Institution Info

Universitas Ahmad Dahlan